Donald Santoso

Nama saya Donald Santoso, Angkatan 2008. Saya baru saja berpartisipasi dalam Asian Para Games. Saya menjadi kapten dari tim bola basket kursi roda Indonesia. Sebelum itu, saya bermain bola basket dengan menggunakan kursi roda selama emat hingga lima tahun di dua organisasi di Amerika. Saat ini, saya masih tetap bergabung dan terlibat dalam organisasi tersebut. Saya juga berharap dapat mengembangkan program olah raga bola basket dengan kursi roda di dalam komunitas dan secara nasional serta berlanjut mengikuti kompetisi internasional.

Pengalaman apa yang tidak dapat kamu lupakan di SPH?

Sepertinya saya akan mengatakan bermain bola basket, tetapi saya pikir yang tidak saya lupakan adalah pengalaman bersama tim bola basket SPH dan komunitasnya. Saya berpikir, jika saya harus menunjukkan hanya satu momen di dalam bermain bola basket di SPH adalah pada saat saya pergi ke Aceh setelah bencana tsunami. Kami memberikan pelatikan bola basket singkat di sana untuk tiga tim bola basket SMU dan mendapatkan kesempatan untuk mengirim mereka untuk mengikuti turnamen kami

Apakah anda memiliki pesan untuk siswa SPH saat ini?

Akan ada banyak tekanan dalam masyarakat. Mungkin untuk mengikuti jejak keluarga anda atau teman-teman anda. Tekanan tersebut bagus untuk tetap menjaga agar tetap kompetitif. Itu tidak boleh dilihat sebagai tekanan yang negatif sehingga bukan menjadi suatu kekuatan yang membuat anda melakukan sesuatu yang tidak kamu inginkan atau tidak menggairahkan kamu. Saya memang mengalami kesulitan itu. Saya sadari banyak orang berjuang karena itu, bukan hanya di sekolah, tetapi juga semua siswa SMU. Satu masukan yang bisa saya berikan adalah cari apa yang kamu suka dan berikan prioritas mulai saat ini. Bagaimana anda menghabiskan waktu anda sekarang akan menunjukkan apa yang akan menggairahkan kamu nantinya.