Eden Steven

(Lulusan tahun 2002)

Setelah lulus dari SPH pada tahun 2002, saya mulai belajar di Universitas Wisconsin – Madison, AS, jurusan Teknik Elektro dengan fokus pada sistem kontrol. Kemudian saya mengambil jurusan kedua dalam Fisika. Pada tahun 2007 saya mengejar gelar Ph.D. gelar dalam Fisika di Universitas Negeri Florida. Sebagai bagian dari pelatihan itu, saya bekerja di Laboratorium Medan Magnet Tinggi Nasional yang melakukan penelitian multi-disiplin. Setelah lulus pada 2012, saya melanjutkan mengajar dan bekerja di Universitas Negeri Florida sebagai Adjunct Faculty sambil melayani sebagai Dekan Kantor Postdoctoral Fellow, melakukan penelitian independen. Pada bulan Januari 2017, saya pulang ke rumah untuk memulai pusat pendidikan dan sains dengan saudara perempuan saya bekerja sama dengan sekolah dan universitas. Pengejaran dan karier saya dalam sains dimulai ketika saya berada di tahun senior SPH saya.

Saya berhutang kepada guru privat yang menginspirasi yang saya ketika saya masih di sekolah dasar. Kecintaan saya pada Matematika juga diilhami oleh mendiang guru Matematika saya di SPH yang semboyannya adalah, “Matematika itu mudah, sederhana, dan indah.” Pada tahun yang sama saya bertemu guru lain yang memberi inspirasi di kelas Fisika. Di sana saya melihat keindahan Fisika dari perspektif Matematika. Guru Fisika saya menunjukkan kepada saya bagaimana rumus terhubung satu sama lain dengan kepastian dan konsistensi mutlak. Dia menunjukkan kesederhanaan di balik fenomena kompleks. Perlahan-lahan saya mulai melihat sekilas pekerjaan dan desain di alam yang sempurna ini. Kelasnya sangat menginspirasi dan menyenangkan, meskipun sangat menantang! Pada saat itu saya jatuh cinta dengan Fisika.

Beberapa orang menganggap tidak ada jalur karier yang baik jika kita mengambil jurusan Matematika atau Fisika di perguruan tinggi. Di University of Wisconsin – Madison, saya mengambil Teknik Elektro sebagai jurusan saya, program studi terdekat yang sesuai dengan kecintaan saya pada Matematika dan Fisika. Saya kemudian memutuskan untuk mengejar jurusan ganda, menambahkan Fisika sebagai jurusan kedua saya. Keputusan ini disebabkan oleh fakta bahwa cara Fisika menggambarkan alam terlalu indah dan berguna untuk diabaikan. Fisika ada di sekitar kita. Pakaian, ponsel, konstruksi, produk medis dan transportasi kami, semuanya adalah aplikasi ilmu pengetahuan. Saya bergabung dengan kelompok riset untuk mempelajari laser kaskade kuantum dan komputer kuantum. Sungguh menakjubkan betapa canggihnya bidang ilmiah itu. Betapa mentah, nyata, dan kuatnya metode eksperimental mereka! Saya tahu bahwa saya ingin melakukan penelitian.